Ramadan Berkah: IDC Korwil UMJ Gelar Talk Show Inspiratif dan Santunan Anak Yatim
Jumat, 06 Maret 2026
Pict By IDC
Intelligance Dakwah Community (IDC) Korwil Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sukses mengadakan talk show dan santunan anak yatim dengan tema “Inspirasi dalam kata, Kepedulian dalam tindakan”. Acara yang menghadirkan narasumber M. Yusuf Al-Lampungi & M.choirin, Lc., M.Us., Ph.D ini berlangsung di Auditorium KH. Mas Mansoer Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis (05/03/2026).
Intelligence Dakwah Community atau IDC merupakan salah satu bentuk komunitas dari program beasiswa 1000 da’i yang dimiliki oleh BAMUIS BNI. IDC menjadi suatu wadah organisasi yang berisi beberapa mahasiswa dari kampus pilihan seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Ibn Khaldun Bogor, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor, dan UIT Lirboyo yang memiliki konsentrasi jurusan dalam bidang dakwah Islam.
Kepala bidang penyaluran dana BAMUIS BNI, Drs. Eddy Yusuf, MM mengatakan bahwasanya pemberian beasiswa BAMUIS BNI ini dituntut pertanggung jawabannya dalam memberikan beasiswa kepada mahasiswanya dan mengaudit setiap dana yang diberikan kepada para penerima beasiswanya.
"Pemberian beasiswa ini memang dituntut pertanggung jawabannya dan auditable agar dalam menyalurkan zakat ini kami sesuai dengan 8 asnab" ujar Eddy.
Dalam kesempatan yang sama, M. Yusuf Al-Lampungi (atau akrab disapa Baba Yusuf) seorang Pendakwah digital dan influencer asal Lampung menyampaikan pada saat Talk Show bahwasannya pendakwah itu bukan profesi melainkan kewajiban bagi setiap profesi untuk berdakwah. Ia juga menyampaikan banyak anak-anak muda yang berani tampil dan bertekad dengan niat yang baik untuk mengajak kepada kebaikan.
"Saya tegaskan bahwasannya kita memiliki kewajiban untuk berdakwah, karena dakwah bukan profesi tapi apapun profesimu kamu memiliki kewajiban untuk berdakwah" ujarnya.
Choirin menjelaskan bahwa ada tiga hal utama yang wajib dipahami untuk membangun nilai diri. Pertama adalah Kaffa'ah Ilmiyah, di mana kita sebaiknya menggali satu hal paling dominan dalam diri daripada terus berfokus menyempurnakan kekurangan, karena tidak ada orang yang hebat dalam segala hal. Kedua adalah Kaffa'ah Amanah; ia mengingatkan bahwa sekali saja kita mengecewakan atau mengkhianati amanah orang lain, maka sejak saat itulah reputasi personal kita akan dikenal buruk oleh orang tersebut. Ketiga adalah Istiqomah atau keberlanjutan, yakni sikap tekun dalam menjalankan apa yang sedang kita kerjakan.
"Orang itu akan tepuk tangan pada saat kita menggapai sesuatu tapi jatuh bangunnya kita, orang g pernah tau" ujar Choirin.
Pada sesi akhir acara ini diisi dengan Nonton Bareng Beredukasi (NobarAksi), Games, Santunan Yatim-Piatu dan buka bersama
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan pihak BAMUIS BNI sebagai pemberi dana program beasiswa 1000 da’i, Wakil Dekan I FAI UMJ sekaligus pembina IDC Korwil UMJ, Dr. Hadiyan, MA, Wakil Dekan II FAI UMJ Assoc. Prof. Dr. Busahdiar, MA, dosen, mahasiswa dari jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta masyarakat sekitar. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam mendukung pendidikan, sekaligus mempererat hubungan sosial di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Penulis: RR
Reporter: MPM
