SATUKAN AKSI BASMI KORUPSI, MENANAMKAN INTEGRITAS DI KAMPUS
Senin, 20 April 2026
Doc by Tim Supermedia
Cireundeu, Supermedia- Praktik korupsi di Indonesia ternyata tidak hanya terjadi di lingkungan birokrasi dan pemerintahan, melainkan sudah mulai tumbuh subur dari bangku perguruan tinggi. Guna menekan angka kejahatan tersebut sejak dini, FAI UMJ berkolaborasi menyelenggarakan acara Anti-Korupsi Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Di auditorium K.H Mas Mansoer Gedung FAI pada Senin (20/042026).
Krisis Akademik menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Berdasarkan survei yang dipaparkan, tingkat pelanggaran integritas akademik sangat mamprihatin, di mana sekitar 98% mahasiswa mengaku pernah menyontek. Selain itu, masalah kedisiplinan juga disorot dengan 84% mahasiswa dan 96% dosen tercatat sering terlambat hadir.
Kebiasaan buruk yang dianggap remeh, seperti menyontek akibat kurangnya rasa percaya diri saat ujian, dinilai sebagai cikal bakal dari hilannya integritas dan akar dari perilaku koruptif di masa depan.
“Korupsi itu bukan saja terjadi di lingkungan birokrasi, tetapi juga benih-benihnya atau bahkan praktiknya juga terjadi di perguruan tinggi. Kenapa? Karena di perguruan tinggi benih-benih korupsi itu akan tumbuh berawal dari ketidakjujuran,” tegas Dr. Septa Chandra, SH., MH. Selaku Wakil Rektor IV UMJ.
Untuk melawan budaya koruptif, khususnya terkait jebakan gratifikasi, Muhammad Sahlan Ramadhan Solichin, SH.,MH. Selakiu salah satu narasumber dalam acara tersebut membekali audiens dengan sebuah ‘senjata’ tanpa perlu mematikan, melainkan keberanian moral.
“Memberantas korupsi itu tidak butuh senjata api. Tapi ini pistolnya kalua memberantas korupsi dor Lihat, Lawan, Laporkan. Salam 3L,” ucapnya lugas sambil memperagakan symbol perlawanan.
Disisi lain, ia juga menekankan bahwa perjuangan melawan korupsi tidak bias dilakukan sendirian. Mengambil analogi dari budaya popular, ia memotivasi generasi muda untuk tidak sekadar bermimpi menjadi pahlawan tunggal, melainkan harus bergerak Bersama layaknya sebuah tim.
Penulis: RR
