FAI UMJ Gelar Stadium General dan Pelantikan Akbar ORMAWA Mengusung Tema Sinergi Kebangsaan
Sabtu, 05 September 2026
 |
| Doc By Tim Supermedia |
Cirendeu,
Supermedia — Fakultas Agama Islam Universitas
Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) menggelar acara Stadium General dan Pelantikan
Akbar Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Auditorium KH. Mas Mansoer pada hari
Rabu, 2 September 2026. Mengusung tema “Sinergi Kebangsaan Guna Menguatkan Kepemimpinan Mahasiswa yang
Adaptif dan Berintegritas”, kegiatan ini menghadirkan Wakil Wali Kota
Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan, S.T., M.Ars., serta Ketua Badan
Kehormatan DPRD Kota Tangerang Selatan, Julham Firdaus, S.H. sebagai narasumber
utama.
Dalam paparan perdananya, Wakil Wali Kota
Tangsel Bapak Pilar Saga Ichsan menekankan bahwa dari total 1,497 juta jiwa
penduduk Tangsel, sekitar 30 persen atau 433 ribu di antaranya merupakan pemuda
usia 16–30 tahun. Angka tersebut menempatkan mahasiswa sebagai kekuatan
strategis bangsa yang wajib memiliki kepemimpinan adaptif dan berintegritas.
"Kebangsaan bukan hanya apa yang kita
banggakan, tetapi apa yang kita kerjakan bersama," tegas Bapak Pilar. Ia
membeberkan rumus praktis bagi kepemimpinan mahasiswa di era modern, yakni Baca,
Belajar, Berkolaborasi, Bertindak, dan Evaluasi. Bapak Pilar juga
mengingatkan pentingnya etika digital, seseorang harus mampu memverifikasi
informasi sebelum membagikannya serta fokus berdebat pada gagasan, bukan
menyerang individu.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Badan
Kehormatan DPRD Kota Tangsel, Julham Firdaus, menyuarakan pentingnya integritas
serta etika kepemimpinan bagi para pengurus ormawa yang baru dilantik.
Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar mengejar jabatan atau popularitas,
melainkan lahir dari kepercayaan, kejujuran, dan konsistensi antara ucapan
serta tindakan.
Bapak Julham menyoroti berbagai peran vital
mahasiswa sebagai Agent of Change, Agent of Control, Iron
Stock, Moral Force, hingga mitra kritis pemerintah yang konstruktif
dan berbasis data. Ia mengajak mahasiswa Tangsel untuk berkontribusi nyata pada
isu-isu krusial daerah, seperti pendidikan, lingkungan, UMKM, digitalisasi,
hingga pengolahan sampah.
"Jadilah pemimpin yang dipercaya, bukan
hanya dikenal. Indonesia tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas, tetapi
generasi yang berintegritas, adaptif, berani, dan mampu memberikan manfaat bagi
masyarakat," ujar Bapak Julham dalam pesan penutupnya.
Melalui agenda ini, para pengurus baru Ormawa
FAI UMJ diharapkan tidak hanya menjadi penggerak di dalam panggung kampus,
tetapi juga mampu menerjemahkan gagasan menjadi proyek sosial nyata yang
berdampak langsung bagi masyarakat Tangsel dan Indonesia.
Penulis: MYA