SUARA PERUBAHAN: Kreatif, Inovatif, Religius

FAI UMJ Gelar Stadium General dan Pelantikan Akbar ORMAWA Mengusung Tema Sinergi Kebangsaan

Doc By Tim Supermedia

Cirendeu, Supermedia — Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) menggelar acara Stadium General dan Pelantikan Akbar Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Auditorium KH. Mas Mansoer pada hari Rabu, 2 September 2026. Mengusung tema “Sinergi Kebangsaan Guna Menguatkan Kepemimpinan Mahasiswa yang Adaptif dan Berintegritas”, kegiatan ini menghadirkan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan, S.T., M.Ars., serta Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Tangerang Selatan, Julham Firdaus, S.H. sebagai narasumber utama.
 
Dalam paparan perdananya, Wakil Wali Kota Tangsel Bapak Pilar Saga Ichsan menekankan bahwa dari total 1,497 juta jiwa penduduk Tangsel, sekitar 30 persen atau 433 ribu di antaranya merupakan pemuda usia 16–30 tahun. Angka tersebut menempatkan mahasiswa sebagai kekuatan strategis bangsa yang wajib memiliki kepemimpinan adaptif dan berintegritas.
 
"Kebangsaan bukan hanya apa yang kita banggakan, tetapi apa yang kita kerjakan bersama," tegas Bapak Pilar. Ia membeberkan rumus praktis bagi kepemimpinan mahasiswa di era modern, yakni Baca, Belajar, Berkolaborasi, Bertindak, dan Evaluasi. Bapak Pilar juga mengingatkan pentingnya etika digital, seseorang harus mampu memverifikasi informasi sebelum membagikannya serta fokus berdebat pada gagasan, bukan menyerang individu.
 
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Tangsel, Julham Firdaus, menyuarakan pentingnya integritas serta etika kepemimpinan bagi para pengurus ormawa yang baru dilantik. Menurutnya, kepemimpinan bukan sekadar mengejar jabatan atau popularitas, melainkan lahir dari kepercayaan, kejujuran, dan konsistensi antara ucapan serta tindakan.
 
Bapak Julham menyoroti berbagai peran vital mahasiswa sebagai Agent of Change, Agent of Control, Iron Stock, Moral Force, hingga mitra kritis pemerintah yang konstruktif dan berbasis data. Ia mengajak mahasiswa Tangsel untuk berkontribusi nyata pada isu-isu krusial daerah, seperti pendidikan, lingkungan, UMKM, digitalisasi, hingga pengolahan sampah.
 
"Jadilah pemimpin yang dipercaya, bukan hanya dikenal. Indonesia tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas, tetapi generasi yang berintegritas, adaptif, berani, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Bapak Julham dalam pesan penutupnya.
 
Melalui agenda ini, para pengurus baru Ormawa FAI UMJ diharapkan tidak hanya menjadi penggerak di dalam panggung kampus, tetapi juga mampu menerjemahkan gagasan menjadi proyek sosial nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Tangsel dan Indonesia.


Penulis: MYA